Perubahan iklim yang terjadi di Bumi memancing perhatian ilmuwan luar angkasa untuk menemukan planet yang kurang lebih mirip dengan Bumi. Salah satu contohnya Planet Mars, yang dianggap ideal untuk dijadikan `Bumi Kedua` bagi manusia, bila kondisi alam di planet biru ini sudah sedemikian parah.
Baru-baru ini, badan luar angkasa Amerika Serikat (AS) menemukan sebuah planet bernama WASP-18b. Namun sayang planet orange tersebut tidak bisa dihuni oleh manusia.
Dikutip dari Metro, antariksawan Stargazers mengatakan WASP-18b terbungkus oleh stratosfer yang penuh dengan karbon monoksida, serta tidak memiliki kandungan air sama sekali. Hal ini membuat planet tersebut tidak memungkinkan menyimpan kehidupan apapun.
WASP-18b juga berada sangat dekat orbit bintangnya, yang berarti planet itu akan terasa membakar, serta dibanjiri oleh paparan radiasi. Tidak pernah ditemukan planet serupa di dalam tata surya kita.
"Komposisi WASP-18b meruntuhkan harapan kita," kata Pusat Penerbangan Luar angkasa Goddard NASA, Kyle Sheppard.
"Kami tidak tahu planet ekstrasurya (di luar tata surya, Red) lainnya, di mana karbon monoksida benar-benar mendominasi bagian atas," sambungnya.
WASP-18b memiliki ukuran 10 kali lebih besar dari Jupiter, planet terbesar di tata surya. Dan jarak yang harus ditempuh jika manusia ingin tinggal di sana adalah 325 tahun cahaya atau 67.500.000 tahun, diukur dengan teknologi roket saat ini.
Friday, December 8, 2017
Dikira Mirip Bumi, Planet Ini Ternyata Mengerikan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Baca juga :
Pencarian populer :
- CPNS KEMENKUMHAM 2017: Gangguan Listrik, 3 Sesi TKD CAT di Aceh Diundur
- Cara Mengganti Roller Sepeda Motor Matik
- Misteri-Misteri Alam Yang Sulit Diterima Nalar dan Logika Manusia
- 5 Teknologi Black Panther di Dunia Nyata. Ternyata Banyak Teknologi yang Mirip dan Sudah Ada Lho
- Update Info Pendaftaran CPNS 2018, No 3 Terbanyak Diterima
- Padu Padan Busana Monokrom Anti Monoton Buat Ke Kampus. Kalau Kece Begini, Belajarnya Pasti Semangat Terus
- Inilah Daftar 4 Lukisan Terseram Di Dunia
No comments:
Post a Comment