loading...

Tuesday, December 5, 2017

ORIENTASI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KANWIL KEMENKUMHAM SULAWESI UTARA




Bertempat di Aula Kanwil Kemenkumham Sulawesi Utara (Selasa, 1 / 04 / 2014) Hari pertama pelaksanaan orientasi/pembekalan Calon Pegawai Negeri Sipil 2013 di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara dihadiri 15 ( lima belas ) Calon Pegawai Negeri Sipil yang lulus dalam penerimaan pegawai. Orientasi akan berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 1 April - 4 april 2014 akan diberikan pembekalan oleh Kakanwil, para Kadiv, dan Kabagum.Selanjutnya orientasi akan dilanjutkan di Satuan kerja masing - masing sesuai penempatan tugas para CPNS. Para CPNS juga  mengikuti apel pagi dan sore bersama seluruh pejabat dan staf.

Pembukaan orientasi dan pembekalan CPNS di buka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara  Juliasman Purba yang didampingi Kepala Bagian Umum Manus Jhonly dan Kasubag Kepegawaian Lotje Olga Ju. Dalam pembekalan tersebut Kakanwil berpesan kepada CPNS 2013 “ Mari makin membulatkan tekad yang lebih baik di Kemenkumham. lepaskan status anda dari orang biasa menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil yang mempunyai tanggung jawab kepada Negara. Selamat bergabung dan menjadi keluarga besar Pengayoman. Kalian harus mengikuti aturan-aturan yang di tetapkan. Dan dalam kesempatan ini saya juga akan mengingatkan mulai dari sekarang CPNS harus sudah mempunyai integritas sehingga mampu melawan korupsi, suap, dan pungli dalam melaksanakan tugas .”

Selain itu, seluruh CPNS ini harus membuat pengalaman mereka baik suka maupun duka selama mengikuti proses seleksi hingga di terima sebagai CPNS Kemenkumham RI dengan seleksi yang ketat hingga mengikuti sistem Ujian Komputer Assisted Test ( CAT )  dan perekrutan pegawai di Kemenkumham, lulusan CPNS Kemenkumham kali ini adalah lulusan terbaik yang dalam prosesnya nihil setoran atau pungutan liar (pungli). sehingga dari kuota 49 ( empat puluh sembilan ) yang lulus hanya 15 ( lima belas ) orang. ( Humas Kanwil - Zusi Jacob ).

 


CPNS Kemenkumham, Sipir Baru Dituntut Reformasi Budaya Lapas



Sipir adalah unsur terbanyak yang berusaha direkrut Kemenkumham lewat seleksi CPNS 2017. (CNN IndonesiaKementerian Hukum dan HAM membuka lowongan 14 ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk ditempatkan sebagai penjaga tahanan atau sipir di sejumlah daerah. sipir itu menjadi yang terbanyak dibuka dari alokasi pegawai baru yang dibutuhkan Kemenkumham yakni 17.526.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly berharap 14 ribu sipir baru ini bisa mengubah budaya yang ada di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) ataupun rumah tahanan (rutan). 




"Stok 14 ribu ini darah baru. Bisa memengaruhi subkultur di lapas/rutan. Jadi, kalau (penerimaan) satu dua, mereka tenggelam, karena ini jumlahnya besar mereka akan pengaruhi subkultur yang ada di lapas dan rutan," kata Yasonna saat teleconference dengan jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham dari kantornya di Jakarta, Senin (9/10).

Yasonna H Laoly. (CNN Indonesia/Feri Agus)

Untuk lowongan sipir ini, dikhususkan pada lulusan SMA/Sederajat. Setelah mereka mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), ada sekitar 42.025 calon sipir yang akan mengikuti Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) pada 23 sampai 28 Oktober 2017. 

Menurut Yasonna, mereka yang sudah mengikuti SKB, bakal menjalani pemeriksaan fisik dan tes keterampilan para calon sipir. Mengingat, lanjutnya, para calon sipir ini bakal menghadapi kompleksitas tahanan dan warga binaan di lapas maupun rutan.

"Harus dilihat fisiknya nanti, wawancara, tes kesamaptaannya, integritasnya, ketangguhannya. Karena mereka menghadapi bukan orang-orang biasa," tuturnya. 

Yasonna menuturkan sempat terjadi persoalan dalam seleksi untuk calon sipir ini, lantaran banyak daerah tak memenuhi kuota kebutuhan. Hanya wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta yang memenuhi kebutuhan untuk calon sipir. 

Untuk itu, ada perubahan aturan yang dilakukan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS guna memenuhi kuota peserta SKB. 

Perubahan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 24/2017 Tentang Perubahan Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS Tahun 2017.


Menurut Yasonna perubahan itu dilakukan agar calon sipir yang lulus tetap berasal dari daerah yang membutuhkan. Dia tak ingin calon sipir dari daerah lain yang ditempatkan di daerah yang membutuhkan. 

Hal tersebut dilakukan, kata Yasonna, juga untuk menghindari para sipir tak betah dengan kondisi lapas atau rutan yang mereka tempati. 

"Kalau penjaga tahanan kami ambil dari daerah lain, misalnya untuk menjaga tahanan NTT kita ambil dari Jawa, baru seminggu kita taruh situ udah minta pulang. Maka, ini yang saya katakan tadi, local boy, the right man, the right job, the right place," ujarnya. 

Yasonna pun berharap lewat penerimaan 14 ribu sipil baru itu kelak tak ada lagi insiden tahanan kabur dari lapas atau rutan. Jika hal tersebut, masih terjadi maka ada kesalahan fatal yang dilakukan jajarannya dalam melakukan penjagaan.


Penerimaan CPNS Tahap II Dipastikan Molor, Apa Sebabnya?




Tahapan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahap kedua dipastikan molor. Beberapa kementerian/lembaga penyelenggara rekrutmen calon abdi negara hingga kemarin belum menyelesaikan tahapan seleksi sehingga target penetapan nomor identitas pegawai CPNS 2017 mulai tanggal (TMT) 1 Desember 2017 meleset.

Seleksi rekrutmen CPNS tahap kedua diikuti 61 instansi pemerintah baik pusat atau pun daerah. Seleksi CPNS tahap II ini menyediakan 17.928 formasi. Tercatat 1.295.925 pelamar mengikuti tahapan seleksi. Sebelumnya pemerintah juga melakukan seleksi tahap CPNS tahap I yang diikuti dua instansi, yakni Kementerian Hukum dan HAM serta Mahkamah Agung.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengatakan, hingga kemarin belum seluruh instansi penyelenggara rekrutmen CPNS tahap II menyelesaikan rangkaian seleksi. Dengan demikian penetapan nomor identitas pegawai hanya diperuntukkan bagi peserta yang lolos seleksi rekrut men CPNS tahap I.

”Untuk MA dan Kemenkumham pemberkasan sudah masuk. Sudah di lakukan verifikasi dan validasi. Kalau untuk periode kedua ini tidak bisa,” katanya kemarin.

Ridwan mengatakan, 61 instansi yang melakukan seleksi CPNS pada tahap kedua belum mengirimkan dokumen-dokumen pemberkasan. Bahkan sebagian besar in stansi-instansi tersebut baru melakukan pengumuman setelah 1 Desember.

”Kita belum terima. Jadi pemberkasannya pun akan terlambat. Saya kira baru minggu-minggu ini dikumpulkan kembali untuk pemberkasan di instansi masing-masing,” ungkapnya.

Sebelumnya BKN mengingatkan agar instansi yang membuka seleksi CPNS untuk tepat waktu. Dua instansi yang diperingatkan sebelumnya adalah Provinsi Kalimantan Utara serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dua instansi ini terlambat mengumumkan hasil seleksi kompetensi dasar (SKD). Kepala Biro Komuni kasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud Ari Santoso mengakui kondisi saat ini molor dari apa yang telah dijadwalkan.


Friday, December 1, 2017

Diklat Prajabatan: Masa-masa Sulit Penuh Kenangan


Awalnya sempat saya berharap agar tidak mendapat panggilan untuk mengikuti diklat prajabatan selama bulan Ramadhan. Selain karena ingin belajar untuk lebih memanfaatkan momen ibadah Ramadhan dengan baik, saya juga merasa tidak akan mampu mengikuti kegiatan-kegiatan pembelajaran dan pelatihan secara intensif dalam keadaan perut kosong. Saya yang berdarah rendah akan mudah kehilangan konsentrasi dan mengantuk jika tidak disegarkan oleh minuman berkafein manakala harus menfokuskan pikiran terhadap sesuatu dalam waktu lama. Tapi Allah punya rencana lain, saya malah mendapat panggilan mengikuti diklat tersebut diawal bulan puasa. Maka berdasarkan konsep zero mind process dan penggunaan otak kanan yang diajarkan selama prajab, saya pun mencoba melihat timing dan aktivitas yang harus saya ikuti selama disana dari sisi kebaikan yang akan didatangkannya kedalam hidup saya. Akibatnya saya mampu menjalani masa-masa penuh tantangan itu dengan hati yang senang dari awal-awal sampai saat prajab hampir berakhir, saat ini.

Berada on the top of my list dari tujuan mengikuti prajab adalah untuk menambah kawan dan membuka relasi dengan sesama CPNS seangkatan. Selama mengikuti karantina di tempat dengan fasilitas sederhana yang mengingatkan saya masa-masa tinggal di asrama waktu sekolah menengah dan masa-masa indekos saat-saat kuliah, membuat saya mengenal berbagai karakter peserta diklat. Masa-masa karantina bukan hanya saat untuk penggemblengan disiplin, tetapi juga ketahanan mental dan fisik. Bagi sebagian peserta yang serius dan penuh minat dalam mengikuti materi dan kegiatan-kegiatan ekstra yang diberikan, mereka mengikuti diklat dengan sangat serius layaknya sedang mengikuti kuliah S2 atau sedang mengikuti shortcourse. Saya mencatat dalam hati siapa-siapa saja yang memiliki keunggulan karakter, pemikiran dan keilmuan. Mereka adalah orang-orang yang pantas untuk dikagumi dan insya Allah akan meniti masa depan yang cerah nantinya. Sebaliknya, ada sebagian kecil lainnya yang memiliki energi berlebih dan kemudian disalurkan ke hal-hal yang menurut saya cenderung kearah negatif.

Saya sendiri mensyukuri beberapa pengalaman dan kesempatan belajar yang menurut saya tidak begitu mudah untuk didapatkan dalam lingkup pergaulan saya sehari-hari yang sempit. Di tempat karantina saya belajar untuk keluar dari kepompong dan melibatkan diri dalam kegiatan bersama. Diawal-masa masa karantina saya ditugaskan untuk menyampaikan beberapa patah kata penutupan dalam bahasa Inggris. Ternyata ini membuka jalan untuk keaktifan saya dalam kelompok di hari-hari selanjutnya. Kemudian saya dilibatkan menjadi pembina apel malam, pembina apel pagi dan kerap ditunjuk menjadi pembicara mewakili teman-teman dalam diskusi kelompok. Disini saya baru menyadari bahwa kebiasaan saya menulis note FB dan blog di kompasiana ternyata sangat membantu ketika saya merangkai kata-kata secara lisan. Karena belum terbiasa bergabung dalam kelompok diskusi, dalam hal wawasan dan pengetahuan umum, saya sama sekali bukan a well rounded person, dalam artian terkadang saya cukup menguasai satu topik diskusi namun sangat berkekurangan pengetahuan tentang topik diskusi yang lain. Maka jika dihadapkan dengan pertanyaan di bidang yang tidak saya kuasai, saya sering hanya  mengandalkan logika dan retorika, namun karena sepertinya sipenanya juga kurang menguasai topik diskusi, maka untuk sementara jawaban semacam itu cukup memuaskan.  Saya juga menjadi aktif bertanya dan menanggapi berbagai pertanyaan manakala widyaiswara atau pejabat daerah sedang menyampaikan materi di kelas.

Berkaitan dengan kegiatan ekstra, saya sangat senang karena berkesempatan untuk berlatih tari saman. Sebagai orang Aceh, saya merasa bisa menari saman sudah menjadi keharusan. Karena tarian Aceh ini sudah sangat dikenal dan membawa nama Indonesia di kancah internasional. Ternyata baru diusia kepala tiga saya berkesempatan untuk mempelajari tarian ini. Satu hal lagi yang mungkin lucu, adalah selama diklatlah saya pergi ke lapangan dan menonton futsal untuk pertama kali seumur hidup, hehe…..

Masih ada beberapa hari pelaksanaan diklat prajabatan, saya optimis akan ada pengalaman baru yang lain menanti disana.


Proses selama masa alih status CPNS menjadi PNS





Setiap warga negara yang memenuhi syarat-syarat yang ditentukan mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PNS dan para pelamar yang diterima harus melalui masa percobaan dengan status Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

CPNS diangkat menjadi PNS setelah melalui masa percobaan sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun dan selama-lamnya 2 (dua) tahun.

Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah seseorang yang telah memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam suatu Jabatan Negeri atau diserahi tugas lainnya yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan digaji menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

CPNS yang telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan diangkat menjadi PNS dalam pangkat tertentu berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Adapun garis besar prosesnya adalah sebagai berikut :

    Setelah pemberkasan selesai, calon PNS akan menerima SK CPNS yang berisi antara lain NIP (nomor induk pegawai), daftar gaji (80% dari gaji PNS penuh), penempatan Anda bekerja di instansi setingkat eselon I/II, TMT (Tanggal Mulai DiTempatkan) yaitu tanggal SK keluar, dsb. (Selengkapnya baca saja di SK nya). SK CPNS dikeluarkan oleh instansi tempat Anda tes berdasarkan surat dari BKN setelah selesai memberkaskan surat2 Anda. Biasanya sih paling cepat satu bulan, paling lama bisa tiga bulan, bahkan enam bulan, tergantung antrian di BKN.    SK CPNS akan diberitahukan melalui surat atau SMS atau website, untuk diambil di Instansi yang dilamar. Setelah SK diterima, Anda harus melapor ke Biro/Bagian Kepegawaian dimana Anda ditempatkan. Misalnya di Sekretariat Jenderal (Setjen), Anda harus melapor ke Biro Kepegawaian, untuk mendapatkan Surat Tugas yang menyatakan Anda ditugaskan di instansi level di bawahnya, misalnya Biro Keuangan, Biro Hukum, dsb. Dari situ Anda kemudian melapor ke instansi tersebut, kemudian dibuatkan Surat Tugas lagi oleh instansi ybs untuk di tempatkan pada level yang dibawahnya lagi (setara eselon III/Kepala Sub Direktorat/Kepala Bidang), hingga level setara eselon IV (Kepala Seksi/Kepala Sub Bidang), artinya Anda harus tahu ditempatkan di Seksi mana pada instansi tersebut.    Setelah memperoleh surat tugas yang menyatakan Anda bekerja pada Seksi/Sub Bidang tertentu, Anda langsung dapat bekerja di instansi tersebut setelah melapor kepada kepala seksi/sub bidang ybs. Kemudian setelah beberapa bulan bekerja (paling lambat satu tahun), diselenggarakan Pra Jabatan bagi seluruh CPNS tanpa kecuali, sebagai syarat untuk menjadi PNS penuh (100% gaji). Pra Jabatan diselenggarakan selama 21 hari untuk Gol III dan 14 hari untuk Gol II, dengan metode seperti Diklat dan diasramakan di Balai Diklat atau tempat tertentu, dengan materi antara lain Pokok2 Kepegawaian, Kepemerintahan, Materi Teknis instansi, dsb., termasuk outbound. syarat ikut pra jabatan selain berkas2 yang sudah pernah dilampirkan, ditambah dengan Kartu Askes.    Setelah lulus Diklat Pra Jabatan, langkah berikutnya adalah mengurus SK PNS penuh dengan pemberkasan hampir sama sewaktu mendaftar CPNS, ditambah Surat Tanda Tamat Pra Jabatan dan fotokopi yang telah dilegalisir. Upayakan pengurusan dilakukan secara kolektif dengan CPNS lain agar efisien waktu dan biaya.    Setelah SK PNS keluar, kemudian uruslah Kartu Pegawai (Karpeg) PNS, Kartu Istri (Karis) dan Kartu Suami (Karsu), serta tunjangan istri/suami dan anak pertama dan kedua (yang terakhir bisa diurus sebelum prajab).    Setelah Karpeg selesai, kemudian urus Taspen (Tabungan setelah Pensiun) agar uang pensiun Anda tidak hilang. Taspen dapat diurus melalui Biro Kepegawaian setempat, dan diurus di kantor sesuai dengan KTP Anda.
Adapun kelengkapan dokumen administrasi untuk proses pengangkatan CPNS menjadi PNS adalah sbb :

    Usulan dari Unit Kerja/SKPD    Foto 3 x 4 (2 lembar)    Fotocopy KTP    Fotocopy SK CPNS (legalisir basah)    Fotocopy Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) (legalisir basah)    Fotocopy Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) (legalisir basah)    Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari Dokter Penguji (asli)    Fotocopy Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan (STTPL) beserta transkrip nilai (legalisir basah)    Fotocopy ijazah terakhir sesuai pendidikan pada SK CPNS (legalisir basah)    Fotocopy SK Penempatan terakhir, bila telah berpindah unit kerja dari unit kerja sebelumnya sesuai SK CPNS (legalisir basah)
Demikian kurang lebih proses selama menjadi CPNS dan awal-awal jadi PNS.


Prajabatan CPNS Kemenkumham


Masih terngiang-ngiang lantangnya suara 53 orang menyuarakan yel-yel tersebut.

Takdir baik yang membawa aku dipertemukan dengan 52 orang ini. satu angkatan CPNS Kemenkumham 2012.


16 september 2013 – 07 oktober 2013

Nggak terasa 22 hari terlewati dengan meninggalkan puluhan, bahkan ratusan kenangan dalam benak masing-masing.


Prajabatan bukan sekedar kegiatan untuk syarat diangkat menjadi PNS. Lebih dari itu, aku temukan banyak hal disini. Ilmu, semangat, motivasi, persaudaraan, persahabatan, keterbukaan, keceriaan, tawa, bahkan air mata.


Gedung pramuka kwartir (Kota Baru, Jambi) jadi saksi bisu atas kegiatan selama kami prajabatan. \ Ingat “Lobi gelas pecah”? sampai empat kali gelas pecah sendiri di lobi. Mungkin tanda-tanda penunggu ngajak kenalan atau ngajak main :P


Air nggak hidup setiap saat, bikin rempong pas mau mandi. Teriak-teriak “mensos, hidupin air!”. Jadi tuh, kalau tiap liat bak mandi pasti langsung inget muka bang Marbun :D


Untuk kamar 6, yang penuh cerita, tawa, dan super duper berantakan. Rapinya kamar Cuma pas kalau dibilang bakalan ada apel barak :P rempongnya kita kalau udah pagi, dengar suara peluit, kelamaan dandan dan digedor-gedor sama ketua kelas/ketua senat supaya buruan ke lapangan.

Makasih ya kak marisa, kak indah, ade, dan sri (si make up artist). Ada banyak hal yang lebih terbaca, lebih terbuka, lebih bisa untuk dipahami, setelah 22 hari ini.


Ingat pas pelajaran dinamika kelompok? Seharian kerjaan kita main. Tapi permainan yang melatih kekompakan, membuat kita mengenal satu sama lain. Tawa hari itu adalah tawa yang akan kita kenang, tawa yang sama nanti 10 tahun lagi, 20 tahun lagi, ketika kita bertemu kembali.






Hal yang paling aku kangenin adalah, bangun subuh-subuh dengan mata masih sipit karena ngantuk jalan ke mushola dan kita subuh berjamaah. Lanjut olahraga bareng. Aku yang sebelum prajab jarang olahraga akhirnya meringis betis pegal karena jogging keliling seputaran kota baru. Tapi lama-lama jadi biasa. Apalagi kalau udah kecapean, dan lari di barisan paling belakang selalu ada abang-abang dan temen-temen yang semangatin “ayo ein, smangat! Ayo ein, cepat! Smangat..semangat!”








Moment makan bareng juga jadi hal yang paling berkesan. Awal-awal agak kurang teratur, lauk, sayur dan kerupuk cepat habis dan bikin yang belakangan gak kebagian. Sampai akhirnya malam dimana mensos curhat kalau dia makan ga pernah pakek sayur dan kerupuk (karena selalu kehabisan), mulai besok semua udah bisa mengatur porsi masing-masing dan akhirnya mensos bahagia karena bisa makan lengkap dengan sayur dan kerupuk :D


Rasanya menjadi Pegawai Penjara

Cerita ini ane buat bukan untuk pembenaran ataupun penyangkalan tapi berdasarkan apa yang ane rasakan dan alami, tidak bermaksud menyinggung siapapun cuma berbagai pengalaman, karena PEGAWAI PENJARA juga MANUSIA sama seperti Profesi lainnya di Indonesia. Adapun beberapa nama, tempat dan hal-hal yang ane anggap privasi akan ane samarkan tanpa mengurangi esensi Cerita.Sekali lagi ini adalah cerita dari sudut pandang ANE bukan sudut pandang ORANG KEBANYAKAN. CEKIDOT



Part 1
Tiga tahun setelah lulus SMA berlalu..Saat ini gw Mahasiswa tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi di Kota B, Selama itu Gw udah sempet nyoba tes PNS selama 2 kali..Pertama nyoba masuk STPDN gagal di seleksi akhir Provinsi..ketika itu jatah Kabupaten gw cuma 2 orang ternyata gw urutan 4, kedua daftar CPNSD di Kabupaten asal orang tua gw..tapi hasilnya Nihil..Wajar aja karena selama ini uang dan koneksilah yang berkuasa dan hampir pasti orang tua gw gak punya semua itu.

Awal 2006 Gw di telpon orang tua untuk pulang kampung alasannya karena ada bukaan PNS Pusat Kehakiman (Baca: Hukum HAM) dan suruh urus legalisir ijazah. Gw si sebenernya males karena udah apatis sama yang namanya tes2 PNS..Dalam hati gw berkata kalau bukan koneksi apa org dalam mana mungkin lulus. Selama seminggu gw gak pulang karena mengulur2 waktu biar gak ikut tes sampe akhirnya emak gw marah besar akhirnya gw pun pulang.

Singkat cerita walaupun penuh perjuangan berdesak-desakan utk dapat nomor gw pun daftar PNS, sejujurnya gw sendiri gak tau kerjaan gw apa yang gw tau adalah gw kerja kantoran. Setelah tes tibalah pengumuman..yang lucunya gw gak bisa dapat koran pengumumannya karena waktu itu pengumumannya di koran Republika yang di kota gw ternyata sudah SOLD OUT. gw pun berusaha tanya temen2 gw dan mereka bilang pengumumannya di tempel di Mading Kantor Wilayah. Langsunglah gw naik angkot menuju ksana...Seperti mimpi rasanya nama gw ada diurutan 28, ini kayak mustahil..Kalian semua pembaca mungkin berfikir gw pake Koneksi atau uang untuk lulus..tapi DEMI TUHAN gw lulus MURNI dan gak pake UANG sama sekali. Apa rahasianya? Gw bukanlah orang Jenius tapi gw org yang ngotot kalau serius mencapai sesuatu..Disini gw gak ada bermaksud sombong..waktu SD darikelas 1-6 gw selalu peringkat 1 tanpa cela,ketika SMP dan SMA bervariasi maklumlah faktor pergaulan 

Jadi 2 minggu sebelum tes gw jadi pertapa,belajar, cari info di warnet dan berdoa..keluar kos cuma makan aja. That;s it.

Skip

Setelah pengumuman kelulusan CPNS kami di tes wawancara, tujuannya adalah untuk penempatan. Belakangan gw ketahui ada 3 jenis penempatan yaitu Imigrasi,Pemasyarakatan dan kanwil. Gw sebenernya PD bisa ke imigrasi mengingat gw punya cukup Skill di Bahasa Inggris namun apa daya gw sebatang kara di sini...Tidak ditempatkan di daerah terpencil aja udah bersyukur. dan Gw penempatan di Penjara di ibukota Provinsi

Skip
Waktu itu hari minggu di tahun 2006 bulan Juni gw lupa tanggalnya..gw beserta beberapa teman seangkatan ingin survey lokasi penempatan kami..karena seperti yang gw sebutkan sebelumnya gw buta 100% dengan jenis pekerjaan di Departemen ini dan bahkan lokasi bertugas pun tidak tahu  . Setibanya di Lokasi semua tampak tenang dan sepi..hanya nampak bangunan bujur sangkar dengan pagar setinggi 4 meter dengan kawat duri dan ada pos-pos penjagaan disetiap sudutnya. Kamipun memberanikan diri untuk mencoba masuk untuk berkenalan dengan calon senior kami...

Tok..tok..
Seseorang mengintip dari lubang kecil di pintu besi dan bertanya.....


Baca juga :

Deteksi Yamaha Mio J tidak bisa nyala