loading...
Showing posts with label variasi. Show all posts
Showing posts with label variasi. Show all posts

Wednesday, April 4, 2018

20 langkah perawatan berkala sepeda motor


1. Cek battery / accu.

Agar sistem elektrik bekerja baik, battery yang baik adalah syarat utama. Cek ketinggian airnya, tegangannya dan sambungan-sambungan kabelnya. Pastikan semua dalam kondisi baik.

2. Tes putaran langsam / idle
Setelah motor dinyalakan, biarkan tanpa tarik gas. Putaran mesin saat langsam stel di 1400~1600 rpm. Jangan terlalu rendah, karena akan berpengaruh pada sistem sirkulasi oli mesin dan jangan pula terlalu tinggi.

3. Rem depan
Untuk rem cakram, periksa oli rem yang terdapat di reservoir, jangan sampai berada dibawah lower level. Stel jarak main (free play) tuas / pedal rem agar bener-bener pas. Perhatikan juga ketebalan kampas remnya.

4. Jari-jari
Jari-jari sangat berpengaruh pada kestabilan saat jalan. Jika banyak yang kendor, ban akan terasa oleng. Cara melakukan tes dengan memukul perlahan jari-jari dengan menggunakan obeng. Jika suara terdengar sember (tek-tek) berarti kendor. Kekencangan yang baik ditandai suara yang jernih (ting-ting). Jari-jari yang kendor harus dikencangkan agar lingkar velg / rim benar-benar bagus.

5. Handel gas
Handel gas harus diberi oli/gemuk agar putarannya lancar sehingga waktu menarik gas lebih ringan.

6. Rem belakang
Proses ceknya sama dengan rem depan.

7. Tekanan ban
Pada dasarnya, karet ban dalam berpori-pori halus sehingga tekanan ban akan berkurang setelah pemakaian. Jadi pastikan tekanan ban standard ( depan 2 kgf/cm2, belakang 2.25 kgf/cm2). Ban yang kempes akan tersa tidak stabil sedangkan bila ban terlalu keras, peredaman shock absorber juga tidak optimal sehingga tidak nyaman dikendarai.

8. Lampu dan sinyal
Ini adalah fungsi yang sangat penting bagi keselamatan. Pastikan semua lampu dan sinyal bekerja dengan baik. Perhatikan juga indikator pada speedometer seperti fuel meter, indikator oli samping juga sinyal belok.

9. Shock breaker depan
Shock breaker depan menyerap getaran yang diterima roda depan. Dengan shock breaker yang bagus, kemudi akan terasa lembut dan tidak melelahkan.

10. Baut-baut
Luangkan waktu untuk melihat-lihat lebih dekat keseluruh bagian motor anda dan cek apakah ada baut yang kendor.

11. Kemudi
Periksalahlah kelurusan kemudi juga kekencangannya.

12. Rantai
Kekencangan rantai harus distel. Bebas geraknya diatur sebesar 1~2 cm.

13. Aliran oli
Oli berfungsi untuk mendinginkan, melumasi, menjadi bantalan bagi komponen-komponen dalam mesin. Jika tidak tersirkulasi dengan baik, resikonya bisa overheat, keausan prematur, yang akan merusak mesin. Untuk memeriksanya, buka tutup klep (valve) di head cylinder, kemudian di-kick starter. Jika oli terlihat memercik berati oli mengalir

14. Busi
Cek kerenggangan busi serta ketebalan electrode nya dan bersihkan dari kerak-kerak yang menempel.

15. Karburator
Bersihkan dan stel karburator agar performa mesin maksimal

16. Setelan klep (valve clearance)
Klep mengatur masuknya bahan bakar ke dalam ruang bakar dan mengatur pembuangan gas sisa pembakarannya. Jika setelan klep terlalu rapat, saat memuai bisa terjadi kebocoron kompresi namun jika terlalu renggang akan berisik dan bukaannya juga tidak maksimal.

17. Shock absorber belakang
Bagus tidaknya kerja shock absorber sangat berpengaruh pada kenyamanan berkendara, jadi periksalah apakah shock absorber anda masih nyaman dipakai, ada kebocoran oli atau tidak.

18. Filter udara
Filter udara harus dibersihkan dari kotoran agar udara yang bersih yang tercampur dengan bahan bakar dan juga alirannya akan lancar.

19. Oli mesin
Kapan anda terakhir kali ganti oli mesin? Untuk motor empat tak disarankan mengganti oli mesin setiap 2000 km agar mesin mendapatkan pelumasan optimal

20. Test ride
Ini langkah terakhirnya yaitu dengan test jalan. Sebaiknya jangan hanya berputar dihalaman yang sempit, usahakan agar kita mendapatkan feeling yang bagus di setiap level kecepatan, akselerasi yang mantap dan kenyamanannya optimal.


Tuesday, April 3, 2018

Penyebab Tarikan Motor Matic Berat Tidak Bertenaga

Penyebab Tarikan Motor Matic Berat Tidak Bertenaga -Salah satu variasi motor dengan desain dan bentuk yang unik ialah motor matic. Body-nya yang mini dengan tampilan bervarian menjadikanya daya tarik tersendiri bagi kalangan masyarakat yang ingin menggunakanya.

Selain itu motor matic juga memiliki kelebihan tersendiri dibanding motor-motor lainya, salah satunya lebih mudah digunakan karena dengan menggunakan motor matic, kita tidak udah ribet mengoper-oper gear atau gigi. Nah ditengah klebihan motor matic, ternyata motor jenis ini juga memiliki kekuranganya, salah satunya adalah tarikan motor matic berat. Hal ini yang mungkin membuat kita kesal, entah motor lama maupun motor matic baru, kadang sama saja berat tarikanya.

Tarikan Motor Matic Berat

Dengan adanya permasalahan tersebut, pada kesempatan kali ini kami team spekengine.com juga ingin berbagi informasi mengenai penyebab dan cara mengatasi permasalahan tarikan motor matic berat. Nah untuk anda yang penasaran terkait penyebab motor matic tarikanya berat, silahkan anda simak ulasan singkat dibawah ini.

Penyebab Tarikan Motor Matic Berat Lengkap

Sebagai pemilik motor matic ada hal yang mesti kita ketahui bagaimana cara kerja mesin motor matic tersebut. Kehidupan sebuah mesin motor ini sebenarnya terdiri dari 3 komponen utama yakni kelistrikan, bahan bakar dan juga kompresi mesin.

Motor matic tarikanya berat, bisa saja disebabkan oleh ketiga komponen tersebut atau salah satu komponen dari ketiganya yang rusak, untuk mengatasinya silahkan anda cek dulu ketiga komponen utama motor tersebut. Kompresi mesinnya lebih tinggi apa tidak? jika sudah pernah mengalami turun mesin, diganti pistonnya dan klepnya dinormalin kembali. Jika masih dalam keadaan Ok, maka masalah tarikan motor matic berat disebabkan hal lainya.

Pengecekan berikutnya pada bagian atau saluran bahan bakar. Biasanya ada sumbatan-sumbatan dibagian saluran bahan bakar yang mengakibatkan tarikan motor berat. Lihat karburator, apakah settingnya masih bagus atau tidak, campuran udara serta bahan bakarnyapun bagus atau tidak, karena dengan begitu anda bisa mengatasi komponen yang bermasalah. Terakhir pengecekan pada sistem penggerak serta aksesori, seperti halnya v-belt maupun kabel gas. Bisa jadi karena kabel atau v-beltnya rusak, jika memang bermasalah silahkan anda ganti dengan yang baru.

Sekian informasi yang dapat kami bagikan kali ini mengenai Penyebab Tarikan Motor Matic BeratSemoga bermanfaat.

Baca juga :

Deteksi Yamaha Mio J tidak bisa nyala